Efektivitas Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Pemulihan pada Balita Gizi Kurang di Puskesmas Tarus Kecamatan Kupang Tengah

Authors

  • Monika Elisabeth Liunokas Universitas Nusa Cendana
  • Melkisedek Noh Bernabas Cervesius Neolaka Universitas Nusa Cendana
  • Ardy Yosafat Pandie Universitas Nusa Cendana
  • Marini Sari Dewi Seger Universitas Nusa Cendana

DOI:

https://doi.org/10.55606/sscj-amik.v4i3.6248

Keywords:

Nutritional Intervention, Program Effectiveness, Public Health Services, Supplementary Feeding Program (PMT), Undernourished Toddlers

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of the Supplementary Feeding Recovery Program (Pemberian Makanan Tambahan/PMT Pemulihan) for undernourished children under five at Tarus Community Health Center, Central Kupang District. The study employed a qualitative descriptive approach and analyzed program effectiveness using Budiani's effectiveness indicators, namely target accuracy, program socialization, goal achievement, and program monitoring. Data were collected through interviews, observation, and documentation involving nutrition officers, health workers, Posyandu cadres, village officials, and parents of beneficiary children. The findings indicate that the PMT Recovery Program has been implemented relatively effectively. Target beneficiaries were determined based on validated nutritional status data through the Electronic Community-Based Nutrition Recording and Reporting System (E-PPBGM), ensuring that assistance reached children who met the program criteria. Program socialization was conducted through health education and community involvement, resulting in improved parental understanding of child nutrition. The program also contributed to increased body weight and improved nutritional status among beneficiary children, as evidenced by growth monitoring records. Furthermore, program monitoring was carried out routinely through anthropometric measurements and coordinated reporting mechanisms. However, several challenges remain, particularly the inconsistent participation of some parents in collecting and providing supplementary food according to program guidelines. Therefore, strengthening family education, community participation, and continuous monitoring is necessary to optimize program outcomes. Overall, the PMT Recovery Program has positively contributed to improving the nutritional status of undernourished children in the Tarus Health Center service area.

References

Aklili, O. C., Kase, P., & Mau, A. O. E. (2025). Efektivitas pelayanan Program Kartu Indonesia Sehat (KIS) di UPTD Puskesmas Manubelon Kecamatan Amfoang Barat Daya Kabupaten Kupang. EKONOMIKA45: Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi Bisnis, Kewirausahaan, 12(2).

Angraeni, F., Febrianti, T., Wulandari, T., Safira, N., & Efendi, R. (2024). Pemberian edukasi pada ibu mengenai pencegahan gizi kurang pada anak di Posyandu Kemuning. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju, 5(1), 1–6. https://doi.org/10.33221/jpmim.v5i01.3004

Badan Pusat Statistik Provinsi Nusa Tenggara Timur. (2026). Data jumlah balita gizi kurang Provinsi Nusa Tenggara Timur tahun 2023–2025. BPS Provinsi NTT.

Bastaman, K., Nawawi, A., & Taharudin, T. (2020). Efektivitas Program Desa Migran Produktif (DESMIGRATIF) pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Subang. The World of Public Administration Journal, 2(2), 169–191. https://doi.org/10.37950/wpaj.v2i2.928

Bungin, B. (2003). Analisis data penelitian kualitatif. PT RajaGrafindo Persada.

Creswell, J. W. (2010). Research design: Pendekatan kualitatif, kuantitatif, dan mixed (Terjemahan A. Fawaid). Pustaka Pelajar.

Darubekti, N. (2021). Pemberian makanan tambahan (PMT) pemulihan bagi balita gizi buruk. Prosiding Penelitian Pendidikan dan Pengabdian, 1(1), 640–648. http://prosiding.rcipublisher.org/index.php/prosiding/article/view/200/76

Dehi, R., Kadir, S., & Hadju, V. A. (2025). Faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian gizi kurang pada balita di Puskesmas Paguat Kabupaten Pohuwato. Jurnal Kesehatan Surya Nusantara, 8(1), 198–206. https://doi.org/10.56338/jks.v8i1.6679

Habibatus Sholihah, N., Qomaria, N., Nuraini, R. F. D., Hikmah, Y., & Rahma, A. (2022). Edukasi dan pendampingan gizi pada ibu anak baduta dan balita gizi kurang di Kelurahan Sukodono Kecamatan Gresik. Ghidza Media Journal, 3, 253–260.

Hasibah, I., Hayat, & Anadza, H. (2022). Efektivitas program pelayanan online kependudukan dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik (Studi kasus pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Gresik). Journal Publicuho, 5(4), 1027–1040. https://doi.org/10.35817/publicuho.v5i4.47

Jayadi, Y. I., & Rakhman, A. (2021). Evaluasi Program Pemberian Makanan Tambahan (MT) anak balita pada masa pandemi Covid-19. Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan, 15(2), 105–117. https://doi.org/10.33860/jik.v15i2.465

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Petunjuk teknis makanan tambahan balita dan ibu hamil. Direktorat Gizi Masyarakat, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2025). Petunjuk teknis pemberian makanan tambahan (PMT) berbahan pangan lokal bagi balita dan ibu hamil. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Muiz, A., Anisah, R., Khoiruddin, U., & Indrioko, E. (2024). Kebijakan pendidikan dalam mengatasi masalah kualitas, kuantitas, efektivitas dan efisiensi. Jurnal Pendidikan dan Kebijakan Publik, 2(4), 46–64.

Mukodri, D. M. L., Aminin, F., Safitri, T., Damayanti, M., Saputri, N. A. S., Jasda, A., Ikhwan, Z., Jannah, R., Putri, S. I., & Cintiani, J. C. (2025). Efektivitas pemberian makanan tambahan berbahan lokal terhadap berat badan dan status gizi balita: Tinjauan literatur. Jurnal SAGO Gizi dan Kesehatan, 6(2). https://doi.org/10.30867/gikes.v6i2.2345

Nasir, A., Nurjana, Shah, K., Sirodj, R. A., & Afgani, M. W. (2023). Pendekatan fenomenologi dalam penelitian kualitatif. Innovative: Journal of Social Science Research, 3(5), 4445–4451.

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2019 tentang Penanggulangan Masalah Gizi bagi Anak Akibat Penyakit.

Primanda, R. (2017). Efektivitas Program SMS Gateway pada masyarakat oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bintan. Jurnal Ilmu Administrasi Negara, 5(2), 1–7.

Robet, A., Sari, P., Saputri, E., Selvia, D., Anggraini, R., Wahyuningkrat, T., Ilhamsyah, A., & Syafaat, T. (2025). Efektivitas Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dalam peningkatan status gizi balita di Kelurahan Ngadirejo. Jurnal Pengembangan Kesehatan Masyarakat, 1(1), 436–444.

Sari, R. K., & Susilowati, E. (2023). Faktor-faktor yang memengaruhi kejadian gizi kurang pada balita. Jurnal Gizi Ilmiah, 10(1), 1–10.

Setiawan, I. (2024). Efektivitas Program Posyandu balita dalam peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat. Jurnal Kebijakan Publik, 1, 343–350.

Suriani, N., Moleong, M., & Kawuwung, W. (2021). Hubungan antara pengetahuan ibu dengan kejadian gizi kurang pada balita. Jurnal Kesehatan Masyarakat UNIMA, 2(3), 197–206.

Ufiyah Ramlah. (2021). Gangguan kesehatan pada anak usia dini akibat kekurangan gizi dan upaya pencegahannya. Ana’ Bulava: Jurnal Pendidikan Anak, 2(2), 12–25. https://doi.org/10.24239/abulava.Vol2.Iss2.40

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2023 Nomor 105.

World Health Organization. (2006). WHO child growth standards: Length/height-for-age, weight-for-age, weight-for-length, weight-for-height and body mass index-for-age. World Health Organization.

Downloads

Published

2025-05-31

How to Cite

Monika Elisabeth Liunokas, Melkisedek Noh Bernabas Cervesius Neolaka, Ardy Yosafat Pandie, & Marini Sari Dewi Seger. (2025). Efektivitas Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Pemulihan pada Balita Gizi Kurang di Puskesmas Tarus Kecamatan Kupang Tengah. Student Scientific Creativity Journal, 4(3), 453–467. https://doi.org/10.55606/sscj-amik.v4i3.6248

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)